Kenapa Pasangan Humoris Lebih Menarik?



TIGA tahun silam, Men's Health menggelar survey pada seribu perempuan dewasa usia 21-50 tahun. Hasilnya, 77 persen wanita justru mendambakan bersanding dengan cowok humoris daripada tipe lainnya.


Jauh sebelumnya, pada 2015, sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Evolutionary Psychology telah melaporkan bahwa wanita lebih menghargai usaha pria yang terus mencoba melontarkan lelucon, sekalipun mereka baru beberapa kali bertemu.


Jefry Hall, Ph.D, profesor komunikasi di University of Kansas berpendapat, laki-laki humoris biasanya lebih tenang menghadapi masalah dan tidak membiarkan emosinya meledak-ledak.


Dalam laporan penelitiannya yang dipublikasikan di Western Journal of Communication, Profesor Hall mengatakan bahwa lelucon merupakan semacam perantara bagi mereka untuk berbagi pengalaman dan cara pandang mengenai masalah, dan mereka akan tersenyum ketika melewati prosesnya.


"Berbagi dan bersikap terbuka merupakan pertanda hubungan yang sehat," kata Hall seperti dilansir Kompas.


Zoya Amirin @zoyaamirin, seksolog klinis, juga berpendapat, pasangan humoris lebih menarik ketimbang yang romantis. 


"Kalau saya mendingan pilih humoris. Nanti kan yang humoris diajarin jadi romantis saja. Romantis diajarin jadi humoris, susah. Tapi kalau dia humoris bisa diajarin romantis. Kalau menurut saya," kata Zoya secara khusus kepada jurnalis Humoria Fayruzza A. Kamal @faychena.


Menurut anak didik Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia (Alm.) Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono ini, saat memiliki pasangan yang humoris, hidup akan menjadi lebih cerah, lebih lucu, tidak terlalu stres dan merasa jauh lebih baik. Tentu saja banyak keuntungan saat memiliki pasangan yang humoris. Ini juga mempengaruhi hubungan yang lebih awet. 


“Itulah yang membuat mengapa mereka-mereka yang humoris pada tempatnya, pada proporsinya itu benar-benar kelihatan lebih seksi," kata Zoya.

Post a Comment

Previous Post Next Post